Dari Komunitas Menuju Organisasi Nasional

Rumah besar teknisi telekomunikasi Indonesia

ATVTI tumbuh dari solidaritas lapangan menjadi organisasi profesi yang memperjuangkan integritas, kompetensi, keselamatan, dan masa depan teknisi Indonesia.

Sejarah

Perjalanan ATVTI berakar dari kebersamaan para teknisi yang saling membantu menghadapi persoalan teknis maupun nonteknis di lapangan.

Pada 2019, sekelompok rekan kerja telekomunikasi membentuk komunitas WhatsApp sebagai ruang komunikasi dan koordinasi lintas pekerjaan. Di dalamnya, para teknisi berbagi pengetahuan untuk menangani gangguan perangkat dan instalasi, sekaligus saling mendukung ketika menghadapi persoalan pembayaran, keselamatan kerja, dan akses terhadap kesempatan profesional.

Jaringan tersebut berkembang dari sisi anggota, wilayah, dan kompleksitas persoalan. Dari kebiasaan saling membantu lahir kebutuhan akan wadah yang lebih terstruktur: meningkatkan kompetensi, memperluas jejaring, membangun etika profesi, dan menghadirkan perlindungan bagi teknisi telekomunikasi di seluruh Indonesia.

ATVTI kemudian hadir sebagai organisasi yang legal, terbuka, dan berskala nasional—bukan hanya sebagai rumah bersama teknisi, tetapi juga sebagai mitra dialog dalam membangun ekosistem telekomunikasi yang lebih adil, inklusif, profesional, dan berkelanjutan.

Posisi kelembagaan: ATVTI merupakan organisasi profesi independen dan non-profit. Asosiasi tidak mengerjakan proyek, tidak menjadi kontraktor pekerjaan, dan tidak menjalankan politik praktis.

Visi

Menjadi wadah bagi teknisi VSAT dan telekomunikasi Indonesia untuk memperoleh perlindungan hak, membangun kode etik profesi, serta memperkuat standar pengetahuan dan praktik kerja dalam pembangunan telekomunikasi nasional.

Misi

Memajukan ekosistem telekomunikasi Indonesia dengan memperkuat komunitas teknisi, meningkatkan kompetensi profesional, merespons dinamika teknologi, serta mendorong perlindungan dan pengakuan profesi.

Nilai-Nilai ATVTI

Profesionalisme

Bekerja dengan standar, etika, disiplin, integritas, dan tanggung jawab.

Solidaritas

Satu rekan menghadapi kesulitan, yang lain hadir menopang dan mencari jalan keluar.

Kemandirian

Membangun kemampuan organisasi dan ekonomi profesi sambil tetap terbuka terhadap kolaborasi yang adil.

Kompetensi Berkelanjutan

Terus belajar dan beradaptasi terhadap perangkat, teknologi, serta kebutuhan industri.

Keselamatan & Perlindungan

Mendorong kerja yang aman, perlindungan sosial, dan kepastian bagi teknisi.

Bersama dalam Inovasi

Menempatkan teknisi sebagai bagian dari solusi digital, dari desa hingga kota, dari tower hingga satelit.

Pengantar Ketua Umum

ATVTI lahir dari semangat kebersamaan dan kepedulian antarteknisi. Ke depan, organisasi berkomitmen memperkuat peran teknisi dalam transformasi digital Indonesia melalui standar, pembelajaran, perlindungan, dan kerja sama yang bertanggung jawab.

Yoyok Hartawan
Ketua Umum ATVTI